SPIP Lanjutan
Hubungan SPIP dan Manajemen Risiko
Bagaimana SPIP dan manajemen risiko saling melengkapi dalam SPIP Terintegrasi dan penilaian maturitas.
Manajemen risiko bukan bagian terpisah dari SPIP — ia adalah inti dari Unsur 2 SPIP (Penilaian Risiko) dan sekaligus komponen tersendiri dalam penilaian SPIP Terintegrasi.
Posisi dalam Arsitektur SPIP
SPIP Terintegrasi
├── SPIP (5 unsur)
│ └── Unsur 2: Penilaian Risiko ← inti MR
├── Manajemen Risiko Indeks (MRI)
└── Kapabilitas APIP (IACM)
Manajemen Risiko Indeks (MRI)
MRI mengukur kualitas pengelolaan risiko secara spesifik dan lebih terperinci dari sekadar sub-unsur Penilaian Risiko dalam SPIP. Komponen MRI mencakup:
- Komitmen pimpinan terhadap manajemen risiko
- Kebijakan dan prosedur manajemen risiko
- Proses identifikasi dan penilaian risiko
- Respons risiko dan rencana tindak
- Pemantauan dan pelaporan risiko
Register Risiko sebagai Jembatan
Register risiko adalah output dari proses penilaian risiko SPIP yang sekaligus menjadi input untuk kegiatan pengendalian dan pemantauan.
Isi register risiko: | Kolom | Penjelasan | |---|---| | Tujuan/Sasaran | Dari Renstra atau RKT unit kerja | | Uraian risiko | Kejadian yang bisa menghambat tujuan | | Penyebab | Sumber risiko | | Dampak | Akibat jika risiko terjadi | | Level risiko | Inherent dan residual | | Pengendalian yang ada | Existing controls | | Rencana tindak | Mitigasi tambahan |
Kaitan dengan Audit Berbasis Risiko
Audit Berbasis Risiko (ABR) yang dilakukan Itjen menggunakan hasil penilaian risiko SPIP sebagai salah satu input prioritasi. Unit kerja dengan risiko tinggi dan pengendalian lemah menjadi prioritas pengawasan.