Menengah 8 menit

Tujuan Belajar

  • Menjelaskan konsep dan tujuan penilaian maturitas SPIP
  • Mengidentifikasi 6 level maturitas SPIP dari level 0 hingga level 5
  • Menghubungkan level maturitas dengan deskripsi dan indikator kunci
  • Menguraikan alur penilaian maturitas SPIP dari persiapan hingga penetapan nilai

Status informasi Terakhir diperiksa terhadap sumber resmi pada 28 Juni 2026.

Maturitas sebagai Cermin Kualitas Pengendalian

Penilaian maturitas SPIP memberikan gambaran objektif tentang seberapa matang sistem pengendalian intern sebuah instansi. Nilai ini bukan sekadar angka administratif, melainkan cerminan nyata dari kualitas tata kelola yang diterapkan.

Target Nasional dan Posisi Instansi

Pemerintah menetapkan target maturitas SPIP minimal level 3 (Terdefinisi) untuk seluruh kementerian/lembaga. Instansi yang masih berada di level 2 atau lebih rendah perlu memprioritaskan penyusunan kebijakan, SOP, dan dokumentasi pengendalian sebagai langkah awal.

Hubungan dengan SPIP Terintegrasi

Sejak Peraturan BPKP 5/2021, penilaian maturitas SPIP tidak berdiri sendiri, melainkan menjadi bagian dari penilaian SPIP Terintegrasi yang menggabungkan nilai SPIP, Manajemen Risiko Indeks (MRI), dan Indeks Kapabilitas APIP (IACM) menjadi satu nilai gabungan.

Checkpoint

Pastikan kamu bisa menjawab pertanyaan ini sebelum lanjut:

1Apa perbedaan karakteristik antara level 3 (terdefinisi) dan level 4 (terkelola)?
2Pada level berapa SPIP dianggap sudah berjalan secara sistematis dan terdokumentasi?
3Siapa yang berwenang menetapkan nilai maturitas SPIP suatu instansi?

rujukan

Sumber resmi

  1. Peraturan BPKP No. 5 Tahun 2021 tentang Penilaian Maturitas SPIP Terintegrasi
  2. PP No. 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah